Angin Puting Beliun Hantam Pemukiman Rusak Rumah dan Tanaman Warga di Dairi

| Sabtu, 12 Mei 2018 | 10.04 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Seorang warga memperlihatkan rumah yang rusak akibat puting beliung di Sumbul, Dairi. Foto: Tribunnews
Mediaapakabar.com Bencana angin puting beliung menghantam pemukiman warga di Dusun Manik Maria, Desa Pegagan Julu VII, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi pada Jumat (11/5/2018) sekitar pukul 15.00 WIB.
Menurut seorang warga, Rospita br Simamora (50) menyebutkan sebelum
 puting beliung menghantam pemukiman warga, terlebih dahulu terjadi angin kencang yang disertai gemuruh.
Tak berselang lama, seng dan dedaunan yang ada di dusun mereka berterbangan. Kemudian disusul dengan hujan es yang jatuh dari langit.
"Saat ada puting beliung, kami terpaksa jongkok dan tiarap di tengah ladang, karena takut dibawa angin yang kencang. Kami juga terkena hujan es yang besarnya seperti batu kerikil," ungkap Rospita yang ditemui disekitar lokasi.
Dilansir Tribun Medan angin kencang disertai hujan es itu berlangsung sekitar 15 menit, hingga membuat atap seng rumah warga berterbangan dan juga merusak tanaman milik warga seperti kopi, jagung dan lainnya.
"Puji Tuhan kami sekeluarga yang sedang berada di ladang saat kejadian selamat semua. Hanya teras rumah kami yang rusak ," ucapnya.
Selain itu, pascakejadian aliran listrik di Desa Pegagan Julu VII padam setelah sejumlah tiang listrik tumbang dan ada beberapa kabel yang tertimpa pohon.
Kepala BPBD Kabupaten Dairi, Bahagia Ginting mengatakan hingga saat ini pihaknya masih mendata jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan akibat peristiwa puting beliung
"Saat ini belum tau berapa jumlah rumah yang rusak, kita masih melakukan pendataan," sebutnya. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI