Anak Mantan Bupati Rela Jual Ginjal Demi Biayai Penyakit Sang Ibu

| Kamis, 03 Mei 2018 | 20.42 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Reza Adiwilaga (27) anak mantan wakil bupati Sukabumi, almarhum Akhmad Jazuli saat menunjukkan foto kondisi orangtuanya, Kamis (3/5/2018) di Kota Baru Parahyangan.  (Foto: Tribun Jabar)

Mediaapakabar.com - Reza Adiwilaga (27) putra sulung mantan Wakil Bupati Sukabumi Ahmad Jajuli (alm) berniat menjual ginjalnya untuk Nita Suryati (48) ibundanya yang kini terbaring sakit di ICU RS Cahya Kawaluyaan, Bandung. Sang ibu tidak menggunakan layanan BPJS.

Reza menuturkan sang ibu mulai mendapatkan perawatan intensif pada Minggu (29/4) setelah sehari sebelumnya didiagnosa menderita asam urat.

"Tekanan darah 60/40 detak jantung berlebihan sampai 180 heartrate, terus dipindahkan ke ruang ICU. Saat ini muncul benjolan di kaki, observasi dokter baru keluar hari ini," kata Reza saat ditemui di Kota Baru Parhyangan, Kabupaten Bandung Barat, seperti yang dilansir Detik.com Kamis (3/5/2018).

Reza mengaku pada awalnya, tidak mengira ibunya sakit parah. Sehingga saat datang ke RS, adiknya memasukkan ibunya ke layanan umum. "Kebetulan adik yang bawa ibu ke RS. Dikira gak separah ini, jadi pakai layanan umum," tutur dia.

Setelah lima hari menjalani perawatan di RS Cahya Kawaluyaan, tagihan perawatan membengkak mencapai Rp 50 jutaan. Reza mengaku akan mencoba menemui pihak rumah sakit agar layanannya bisa dialihkan ke BPJS.

Hal itu diakui Kepala Humas RS Cahya Kawaluyaan Elisnawati. Menurutnya pihak rumah sakit sudah mengikuti prosedur dengan menawarkan berbagai layanan kesehatan kepada keluarga pasien. Namun, keluarga pasien memilih untuk menggunakan layanan umum.

"Kami sudah sesuai prosedur, tetapi keluarga yang menginginkan fasilitas umum. Kalau pakai BPJS sebetulnya pasti tercover semua asal sesuai ketentuan berlaku," jelas Elis.

Diagnosa Penyakit Sang Ibu

Lebih lanjut Reza menjelaskan berdasarkan observasi dari dokter, sang ibu mengalami infeksi karena mengonsumsi jamu berlebihan.

Diakuinya sang ibu beberapa bulan terakhir kerap mengonsumsi jamu untuk menghilangkan pegali linu dampak rematik.

"Kata dokter ada infeksi karena konsumsi jamu. Rematik biasanya suntik, tapi beberapa bulan di rumah kasih jamu pegel linu. Memang kaki (ibu) jadi enak badan segar," ungkap dia.

Namun akibat konsumsi jamu berlebih, sang ibu mengalami infeksi. Menurut dokter terdapat bahan obat steroid yang mengendap di salah satu tubuh ibunya dan bisa menyebar.

"Setelah dites dokter, dipastikan bahan obat steroid mengendap dan mengakibatkan infeksi di kaki seperti bisul benjolan cairan virus nyebar organ tubuh," tutur dia.

Akibat infeksi dari mengonsumsi jamu berlebihan ini, kata dia, situasi terburuknya sang ibu bisa mengalami gangguan fungsi ginjal.

"Efek setelah sembuh (infeksi) kemungkinan terburuk gangguan fungsi ginjal. Efeknya cuci darah," kata Reza yang mengungkapkan siang ini ibunya akan dioperasi. (AS/Mediaapakabar.com)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI