Menteri Muhadjir Efendy Bertemu dengan Guru PPL Korban Pelecehan Kelompok Separatis

| Senin, 23 April 2018 | 22.06 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Guru korban penyanderaan
Mediaapakabar.com - Telah terjadi penyanderaan terhadap para guru PPL yang telah dilakukan oleh Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Papua kawasan lembah Arwanop.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Muhadjir Efendy melakukan pertemuan tertutup dengan para guru PPL korban kekerasan dan pelecehan seksual yang dilakukan oleh KKSB.

Guru-guru tersebut masih mengalami trauma. Hal ini dikarenakan guru-guru yang disandera tersebut mendapatkan tindak kekerasan dan pelecehan seksual dari Kelompok Kriminal Separitis Bersenjata (KKSB)

Seperti yang dikutip dari Detik.com, Muhadjir Effendy mengaku telah mendengar secara langsung cerita para korban. Mereka mengaku telah disekap, diperlakukan kasar, dan dilecehkan oleh para pelaku.

"Dari Presiden ada bantuan buat para korban, tapi nggak bisa disebut bantuannya apa. Selain bantuan kita akan beri layanan trauma healing kepada mereka," kata Muhadjir di Papua, Senin (23/4/2016).

Rencananya, Muhadjir akan meninjau langsung ke lokasi para korban mengajar di lembah Arwanop. Selain ke Arwanop, Muhadjir juga akan meninjau sekolah yang dibakar oleh KKSB di Banti Tembagapura.

Mendikbud telah melakukan koordinasi dengan kepala dinas setempat dan pihak TNI-Polri, hal ini dilakukan untuk memastikan jaminan keamanan di daerah Lembah Arwanop, Mendikbut dan pihak TNI-Polri merencanakan untuk menggantikan tenaga pengajar yang lama dengan tenaga kerja yang baru, untuk itu pihaknya akan meninjau secara langsung ke Lembah Arwanop guna memberikan laporan kepada Presiden.

"Saya masih koordinasi dengan kepala dinas, TNI-Polri apa kedepannya, kaluapun harus di ganti guru baru, bagaimana jaminan kemanan mereka, makanya saya mau tinjau langsung ke lokasi," kata Muhadjir.  
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI