Ledakan Sumur Minyak Aceh Timur, Kanal Tumpahan Minyak Mulai Disedot

| Senin, 30 April 2018 | 09.26 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Pertamina mulai sedot sumur minyak di Aceh Timur. Foto: Tribunnews

Mediaapakabar.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Aceh mulai menguras kanal yang berisi tumpahan minyak usai kebakaran sumur minyak ilegal di Desa Pasir Putih, Kecamatan Rantau Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Aceh.

Tinggi semburan minyak bercampur air dan gas masih mencapai 30 meter di lokasi kebakaran yang menewaskan 22 orang itu.

Untuk mengamankan lokasi, pihak kepolisian memasang garis polisi dengan radius 100 meter dari tempat kejadian. Warga juga dilarang mendekat karena sangat berbahaya.

Selain itu, untuk mengantisipasi tumpahan minyak, tim penanggulangan bencana kebakaran yang juga melibatkan pihak dari Pertamina dan Medco sudah membuka kanal-kanal di sekitar lokasi.

"Kanal berupa parit yang berada di sisi kiri dan kanan jalan kita buka untuk menampung tumpahan minyak agar tidak mengalir ke lokasi lain dan pemukiman warga," kata Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengku Ahmad Dadek seperti yang dilansir Kriminologi.com, Minggu, 29 April 2018.

Ahmad Dadek menambahkan, kanal-kanal tersebut tidak mampu menampung tumpahan minyak dengan jumlah yang besar. Pihaknya mulai menyedot tumpahan minyak yang sudah terisi di dalam kanal dengan menggunakan mobil tangki.

"Proses penyedotan minyak untuk dibawa ke tempat penampungan agar tidak berluber ke sawah warga," ujarnya.

Sebuah sumur pengeboran minyak ilegal di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur terbakar, Rabu, 25 April 2018, sekitar pukul 02.00 WIB.

Kebakaran tersebut bermula dari percikan api yang ditimbulkan saat pengerjaan pengelasan pengelasan pipa yang dikerjakan oleh seorang pekerja di sumur tersebut. Pipa tersebut berada di dalam sumur.

Saat itu salah satu sumur pengeboran menyemburkan minyak mentah hingga tumpah dipermukaan tanah. Warga yang mengetahui luapan minyak itu, berdatangan ke lokasi guna mengumpulkan tumpahan minyak mentah ke dalam drum penampung.

Percikan api itu dengan cepat membakar sumur dan menyambar ke segala penjuru yang sudah terlebih dahulu digenangi minyak mentah. (AS/Mediaapakabar.com)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI