Duh, Iri Rekan Promosi Jabatan, Dosen Kirimkan Bom Tewaskan Pengantin Baru

| Jumat, 27 April 2018 | 22.11 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Pasangan Soumya Sekhar Sahu dan Reema menikah pada 18 Februari. Soumya meninggal dunia lima hari kemudian akibat ledakan bom kado pernikahan. (Foto: BBC)

Mediaapakabar.com - Kepolisian India telah menangkap seorang dosen lantaran diduga terkait dengan ledakan bom yang menewaskan seorang pria dan mencederai istri yang baru dinikahinya.

Berdasarkan keterangan kepolisian, dosen bernama Punjilal Meher itu sejatinya tidak ada urusan dengan pengantin baru tersebut, tapi terhadap ibu mereka.

Maher diketahui satu kantor dengan orang tua pengantin baru tersebut di sebuah kampus negeri.

Seperti yang dilansir Detik.com, dia dituduh sengaja mengirim kado berisi bom lantaran tidak terima bahwa rekan kerjanya itu mendapat promosi jabatan sebagai kepala kampus.

Kado itu meledak ketika dibuka Soumya Sekhar Sahu, insinyur komputer berusia 26 tahun. Soumya meninggal dunia, sedangkan istrinya yang berusia 22 tahun, Reema, luka parah. Keduanya resmi menjadi pasutri lima hari sebelumnya.

Korban lainnya adalah bibi Soumya yang berusia 85 tahun. Kejadian itu sendiri berlangsung pada 23 Februari di kediaman keluarga besar Soumya di Patnagarh, negara bagian Orissa.

Nama Meher muncul setelah kepolisian menginterogasi lebih dari 100 orang, sebagian besar keluarga dan rekan pasutri. Aparat juga melacak catatan percakapan telepon seluler, data pada komputer dan telepon milik pasutri anyar tersebut.

Menurut kepala kepolisian negara bagian Orissa, RK Sharma, Meher "bertindak sendirian" merencanakan aksi tersebut dengan terlebih dulu mengunduh cara membuat bom dari internet. Meher pula yang membuat bom di rumahnya.

Setelah bom rampung dibikin, Meher disebut membungkus dan membawanya menggunakan kereta ke Raipur, kota berjarak 230 kilometer dari rumahnya. Dia lalu mengirimkannya memakai jasa antar paket guna menghindari pelacakan.

Oleh jasa antar paket, parsel itu dibawa bergantian dengan tiga bus berbeda dan empat tangan yang berbeda sebelum akhirnya sampai di Patangarh pada 20 Februari. Secara keseluruhan, paket itu telah menempuh perjalanan sejauh 650 kilometer.

Sebuah stiker pada paket yang diantarkan perusahaan kurir itu mencantumkan nama pengirim, SK Sharma dari Raipur.

"Ini tampak seperti kado pernikahan," kata mendiang Soumya Sekhar kepada istrinya beberapa saat sebelum membuka kado. "Tapi saya tidak mengenal pengirimnya. Saya tidak mengenal siapapun dari Raipur." (AS/Mediaapakabar.com)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI