Beginilah Kondisi Sumur Minyak yang Meledak Usai Berhasil Dipadamkan

| Kamis, 26 April 2018 | 18.21 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Sumur minyak yang meledak di Desa Pasir Putih telah padam semburkan minyak dari perut bumi. (Foto: Detik.com)

Mediaapakabar.com - Beginilah kondisi sumur minyak tradisional yang diusahakan mandiri oleh warga dan pada Rabu (25/4/2018) kemarin meledak akibatnya menimbulkan korban jiwa 21 orang tewas.

Api ledakan sumur minyak illegal di Desa Pasir Putih, Rantau Pereulak, Aceh Timur akhirnya padam. Namun, semburan minyak dari lobang sumur tersebut masih membumbung ke udara.

Seperti yang dilansir Detik.com, api tersebut padam pada Kamis (26/4/2018), pukul 07.20 WIB. Kobaran api yang mulanya besar secara perlahan redup hingga akhirnya padam. Sontak, para petugas yang berada di lokasi sempat kocar kacir.

Mereka takut, tiba-tiba setelah padam api malah timbul lagi lantaran masih banyak asap-asap mengepul pada puing-puing sisa kebakaran.

Selang beberapa menit berlalu, petugas pemadam kebakaran melihat semburan api terbang menuju ke pemukiman warga.

Mereka yang sigap, langsung melakukan pendinginan dengan menyiram air ke puing-puing sisa kebarakan supaya api yang ada di situ tidak lagi memantik hingga terjadinya letusan besar.

Dengan cekatan, asap-asap disiram hingga basah. Setelah itu mereka terus berjaga-jaga di lokasi termasuk petugas dari TNI - Polri yang tidak hentinya meminta kepada warga menjauh dari lokasi karena semburan gas berterbangan menuju pemukiman. Aparat juga meminta agar masyarakat tidak menyalakan rokok di dalam garis polisi yang telah diikat.

"Apinya mati sendiri. Namun, semburan minyak dan gas terus berterbangan. Kita takutkan sewaktu-waktu akan hidup lagi. Saat ini pun, tim dari Pertamina sedang mengecek di lokasi dan berupaya mengambil langkah-langkah tepat terhadap semburan tersebut," kata salah seorang petugas gabungan, Rasyidin ditemui detikcom di lokasi.

Rasyidin juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak dulu mendekat di lokasi. Soalnya, suasana di sekitar sumur baunya masih menyengat dari semburan minyak di sumur yang sudah padam.

Sementara Insiden ledakan sumur minyak ink terjadi pada Rabu (25/4) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, masyarakat di sana ramai-ramai mengambil minyak mentah dari salah satu sumur milik warga. Tiba-tiba, ledakan terjadi dan api menyambar puluhan orang. Akibatnya, 21 orang tewas dan 40 lainnya mengalami luka berat akibat terbakar. (AS/Mediaapakabar.com)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI